Kirim Pertanyaan Anda Ke alamat Email ini: konsultasiantasari@gmail.com

Thursday, October 9, 2014



Pengertian Psikologi dan Sejarahnya
Ketika kita berpikir tentang psikologi, hal pertama yang terlintas dalam pikiran kita adalah menolong seseorang yang bermasalah dengan mentalnya. Pada dasarnya psikologi membahas tentang mental atau jiwa dengan mengamati gejala-gejalanya pada tingkah laku manusia.
Psikologi berasal dari kata Yunani “psyche” yang artinya jiwa dan “logos” berarti ilmu pengetahuan. Jadi secara harfiah psikologi berarti : “ilmu yang mempelajari tentang jiwa”.
Adapun secara istilah, ada beberapa definisi yang dirumuskan oleh para ahli, antara lain sebagai berikut:
Menurut Kalat, psikologi adalah kajian sistematik tentang tingkah laku dan pengalaman.[1]
Ada juga pakar psikolog yang mendefinisikan psikologi sebagai kajian sistematik tentang tingkah laku dan jiwa.[2]
Singgih Dirgagunarsa, psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia.
Plato dan Aristoteles, psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hakikat jiwa serta prosesnya sampai akhir.
Wilhelm Wundt, seorang tokoh psikologi eksperimental berpendapat bahwa psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari pengalaman-pengalaman yang timbul dalam diri manusia, seperti perasaan panca indera, pikiran, merasa dan kehendak.[3]
Dari berbagai definisi psikologi menurut para ahli, dapat kita simpulkan secara umum bahwa pengertian psikologi adalah kajian ilmiah yang mempelajari tentang kejiwaan dan pemikiran seseorang dengan melihat gejala-gejala tingkah laku.
Sejatinya, jiwa atau mental bersifat abstrak, jadi tidak mungkin dapat dipelajari secara langsung. Akan tetapi untuk mempelajari jiwa dapat melalui pengamatan terhadap gejala-gejala jiwa atau mental yang nampak pada tingkah laku atau ekpresi.
Fondasi psikologi adalah filsafat yunani kuno, pemikiran plato tentang isu psikologis sangat luas dan rinci. Plato menganggap interaksi manusia dan lingkungannya sebagai faktor penting dalam memahami aktivitas manusia.[4]
Menurut plato, Jiwa atau pikiran adalah kekuatan yang menggerakkan pada manusia, sebagaimana ia merupakan bagian kekuatan yang menggerakkan dari semua benda, memiliki kekuatan vitalitas inkarnasi dan spritualitas.[5] Plato berupaya meneruskan tradisi gurunya yaitu Socrates tentang pandangan bahwa jiwa berisi semua aktivitas yang membedakan manusia dari seluruh alam.[6]
Salah satu murid Plato yang terkenal adalah Aristoteles. Ia telah belajar kepada Plato kurang lebih dari 20 tahun. Aristoteles pernah menulis buku tentang psikologi, yaitu De Anima.[7] Buku De Anima berisi pernyataan-pernyataan utama mengenai psikologi menurut pandangannya, yang berusaha mendefinisikan subjek material psikologi hingga studi ilmu pengetahuan di zaman Renaisans. Seperti gurunya, Plato, Aristoteles menyusun teori dualisme raga dan jiwa.[8]
Sebelum abad 19, psikologi belum menjadi kajian ilmu yang independen atau berdiri sendiri. Lahirnya disiplin ilmu psikologi dan menjadi studi yang independen saat pada puncak popularitas phrenology. Phrenology adalah pelajaran mengenai pemikiran dan ditandai dengan didirikannya sebuah laboraturiom psikologi di kota Leipzig pada tahun 1879 oleh Wilhem Wundt. Wundt telah memperoleh pelatihan di bidang kedokteran dan filsafat. Wundt aktif menulis kajian psikologi, kedokteran, sejarah, ilmu pengetahuan, etika dan logika. Laboratorium tersebut dijadikan tempat bereksperimen dan hasil eksperiement tersebut selanjutnya dipublikasikan dalam sebuah jurnal. Lambat laun, laboratorium tersebut menjadi tempat bagi siapa saja yang ingin menjadi psikolog.[9]
Salah satu metode penelitian Wundt yang banyak disukai adalah Intropeksi Diri. Pada metode tersebut, sukarelawan dilatih untuk cermat mengobservasi, menganalisis dan mendeskripsikan sensasi, bayangan mental dan reaksi emosinya sendiri. Di lain sisi, sebagian psikolog menolak metode Wundt tersebut karna dianggap terlalu subjektif.[10]
Wundt banyak melahirkan psikolog terkenal dan pendiri sistem psikologi di Jerman, seluruh Eropa dan Banua Amerika. Sebagian besar murid-murid Wundt berbeda dan menyimpang konsepsi tentang psikologi dengannya. Penyimpangan ini sampai pada tingkat yang bervariasi.[11]
Selanjut, psikologi mulai menemukan jalannya di bidang terapan, sejak James Mckeen Cattell (1994)  mulai mengembangkan tes mental atau psikotes yaitu test yang berorientasi uji pendekatan untuk mempelajari proses mental. Psikologi Cattell berfokus dengan kemampuan manusia dan bukan isi dari kesadaran, dan dalam hal ini mendekatkannya dengan psikologi aliran fungsionalisme.[12]
Cattell sempat menjadi asisten dan bekerja secara produktif kepada Wundt selama tiga tahun. Semasa bekerja di laboratorium Wundt, Cattell tertarik dengan eksperimen tentang waktu, reaksi dan mempelajari perbedaan individual dalam waktu reaksi.[13]
Tidak lama setelah itu, klinik psikologi pertama didirikan oleh Lightner Witmer. Klinik tersebut didirikan di Universitas Pennsylvania pada tahun 1896, klinik ini perkembangan dari laboratorium psikologi James McKeen Cattel. Klinik psikologi melayani pelatihan untuk psikolog dan para pendidik dan pula menjadi kiblat untuk klinik-klinik lainnya pada masa itu.[14]


DAFTAR PUSTAKA

Ahmadi, Abu, Psikologi Umum, Jakarta, Rineka Cipta, cet ke-3 2003.
Bregnnan, James, F, Sejarah dan Sistem Psikologi, Jakarta, PT Rajagrafindo Persada, edisi ke-6, 2006.
Fagan, Thomas K, "Field Experience" Thomas K. Fagan and Paul G. Warden (ed.). Historical Encyclopedia of School Psychology, USA, Greenwood Publishing Group. 1996.
Kalat, James W,  Introduction to Psychology,  USA, Cengage Learning, edisi ke-10, 2014.
Plotnik, Rod dan Haig Kouyoumdjian, Introduction to Psychology, USA, Cengage Learning, edisi ke-10, 2014.
Schultz, Duane dan Sydney Schultz, A History of Modern Psychology, USA, Cengage Learning, 2012.
Wade, Carole dan Carol Tavris, Psikologi, Jakarta, Erlangga, Edisi ke-9, 2007.



[1] James W. Kalat,  Introduction to Psychology, edisi ke-10, (USA: Cengage Learning, 2014), h. 3

[2] Rod Plotnik, Haig Kouyoumdjian,   Introduction to Psychology, edisi ke-10, (USA: Cengage Learning, 2014), h. 4.
[3] Abu Ahmadi, Psikologi Umum, Cet ke-3 (Jakarta: Rineka Cipta, 2003), h. 4
[4] James, F. Bregnnan, Sejarah dan Sistem Psikologi, edisi ke-6, (Jakarta, PT Rajagrafindo Persada, 2006), h. 36.
[5] Ibid., h. 38.
[6] Ibid., h. 39
[7] Ibid., h. 40
[8] Ibid., h. 43
[9] Carole Wade dan Carol Tavris, Psikologi, Edisi ke-9, (Jakarta: Erlangga, 2007), h. 17
[10] Ibid., h. 18
[11] James, F. Bregnnan, Sejarah dan Sistem Psikologi loc. cit., h. 233
[12] Duane Schultz dan Sydney Schultz, A History of Modern Psychology, (USA: Cengage Learning, 2012), h. 163
[13] James, F. Bregnnan, Sejarah dan Sistem Psikologi, loc.cit., h. 280
[14] Historical Encyclopedia of School Psychology, Editor Thomas K. Fagan and Paul G. Warden. (USA: Greenwood Publishing Group, 1996), h. 135

Thursday, August 7, 2014


Membuat Blog Gratis dengan Blogger

Blog merupakan singkatan dari web dan log.. Blog adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. (wikipedia).

Bagi yang hobi nulis, maka blog bisa menjadi alat untuk mempublikasikan tulian dan juga menjadi penghasil uang. Ada beberapa platform yang menyediakan layanan untuk membuat blog, seperti: Blogger, Blog.com, WordPress, Tumblr, Joomla dan banyak lagi. Tiap-tiap platform memiliki keunggulan dan kekurang tersendiri.

Saran saya kepada para pemula yang ingin membuat blog adalah menggunakan blogger.

Langsung saja kita mulai, langkah pertama untuk membuat sebuah blog adalah memiliki akun gmail. Gmail adalah layanan email dari google. Bagi yang belum punya akun gmail bisa membuatnya di website www.gmail.com

Setelah memiliki akun gmail, masuklah ke website blogger.com dan login dengan akun gmail anda.


Setelah masuk di website blogger, kemudian klik Blog baru atau New Blog. Lihat gambar di bawah.




Setelah mengklik blog baru maka akan ada tampilan seperti gambar di bawah ini.


Isilah judul dengan nama blog yang anda inginkan dan alamat blog. Pastikan setelah Anda mengisi Nama Blog, muncul tanda check berwarna biru di sebelah kanan, jika yang muncul tanda pentung berwarna merah itu artinya nama Blog yang Anda pilih sudah digunakan orang lain.

Kemudian tentukan template yang disuka. Setelah itu klik buat blog, maka anda akan masuk ke Dasbor Blogger atau Home.

Untuk melihat Blog yang baru anda buat kliklah tombol Lihat Blog, seperti gambar di bawah.


Gambar di bawah ini adalah contoh blog yang baru saya buat. Belum ada artikel yang saya publish.


Akhirnya, pembuatan blog telah selesai. Mudah bukan?


Kamis, 7 Agustus 2014.
Bapustarda Kota Banjarmasin

Monday, August 4, 2014

11 TIPS GUNA MENINGKATKAN DAYA INGAT (bagian 2)

Artikel ini merupakan bagian kedua  tentang 11 Tips Guna Meningkatkan Daya Ingat.
6# Hubungkan informasi yang baru dipelajari dengan informasi yang sudah diketahui
Ketika kita sedang mempelajari hal-hal yang baru, maka luangkan sedikit waktu untuk berpikir tentang apa dan bagaimana informasi baru ini berhubungan dengan hal-hal yang sudah diketahui. Dengan membangun hubungan antara informasi terbaru dan informasi yang sudah ada sebelumnya, secara dramatis akan meningkatkan kemungkinan mengingat informasi yang baru  dibelajar.
7# Gunakan visualisasi untuk meningkatkan memori dan daya ingat.
Salah satu cara yang mudah dan efektif untuk mengingat informasi adalah dengan cara memvisualisasikan informasi yang dipelajari. Seperti menggunakan foto-foto, grafik, dan diagram dalam buku teks Anda. Jika kita tidak memiliki petunjuk visual untuk membantu, cobalah membuat sendiri dengan cara menggambar grafik atau angka di pinggir catatan. Kita juga bisa menggunakan stabilo atau pena berwarna untuk memberi tanda point-point penting dalam materi yang dipelajari.
8# Ajarkan ilmu yang baru diketahui kepada orang lain.
Penelitian menunjukkan bahwa membaca materi dengan suara keras sangat membantu dalam proses mengingat informasi yang masuk ke dalam memori. Pendidik dan psikolog juga menemukan bahwa siswa menyampaikan dan mengajarkan informasi yang dimilikinya kepada orang lain akan mampu meningkatkan pemahaman dan daya ingatnya. Jadi, kita dapat menggunakan pendekatan ini dalam studi dengan mengajarkan informasi yang baru kita pelajari kepada seorang teman studi.
9# Memberikan perhatian ekstra untuk informasi yang lebih sulit.
Terkadang, kita lebih mudah mengingat materi yang terdapat pada di awal bab dan di akhir bab. Dan terasa sulit untuk mengingat materi yang ada di bagian tengah bab. Hal itu telah diteliti oleh para peneliti dan mereka telah menemukan bahwa urutan informasi dapat berperan dalam membantu merekontruksi ingatan.
Apabila kita merasa sulit untuk mengingat informasi yang berada di bagian tengah, maka luangkanlah lebih banyak waktu untuk menghafal informasi tersebut.
10# Memperbaharui dan mengubah rutinitas dalam belajar
Banyak cara lain untuk meningkatkan daya ingat, salah satunya adalah sesekali untuk mengubah rutinitas belajar. Misalnya, jika kita terbiasa untuk belajar di satu lokasi tertentu, maka cobalah pindah ke tempat yang berbeda untuk mempelajari materi berikutnya. Dan jika kita belajar di malam hari, maka cobalah menghabiskan beberapa menit pada tiap pagi untuk mengulang dan meninjau pelajaran yang telah kita pelajari di malam sebelumnya.
Dengan menambahkan atau mengubah unsur kebaruan pada tempat dan waktu belajar, dapat meningkatkan efektivitas meningkatkan daya ingat jangka panjang kita.
11# Tidurlah
Para peneliti telah lama mengetahui bahwa tidur sangat penting untuk membantu otak dalam proses menyimpan informasi yang baru dipelajari. Beberapa penelitian terbaru menunjukkan bahwa tidur siang setelah belajar sesuatu yang baru benar-benar dapat membantu untuk mengingat lebih cepat dan baik. Satu penelitian menemukan bahwa sebenarnya tidur setelah belajar sesuatu yang baru sebenarnya mengarah ke perubahan fisik di otak.

Jadi pada saat kita merasa dan mengantuk setelah berjuang untuk mempelajari informasi baru, maka memilih tidur adalah pilahan yang lebih baik dan bijak.

11 TIPS GUNA MENINGKATKAN DAYA INGAT

Kita sering melupakan sesuatu yang biasa kita lakukan, seperti meletakkan kunci motor atau kaca mata. Padahal aktivitas kecil tersebut telah sering kita lakukan dan berulang-ulang kali kita lakukan.
Sebelum masalah ini menjadi kebiasaan buruk, ada baik kita melatih ingatan kita agar tidak mudah melupakan hal-hal yang kecil seperti di atas. Untuk itu, ada beberapa cara latihan guna meningkatkan ingatan kita:

1# Fokuskan perhatian pada materi yang dipelajari.
Perhatian merupakan salah satu komponen utama dari memori. Agar informasi berpindah dari memori jangka pendek ke memori jangka panjang, Anda harus fokus dan aktif mengikuti informasi tersebut. Supaya bisa fokus, cobalah untuk belajar di tempat yang bebas dari gangguan seperti televisi, musik, dan hiburan lainnya.

2# Hindarilah mempelajari semua materi dalam satu waktu.
Menurut Bjork (2001), memori membutuhkan waktu untuk memperoses informasi. Jadi, mempelajari semua materi dalam 1 waktu hanya akan membuang waktu dan ingatan tentang informasi tersebut, maksudnya informasi hanya mampu bertahan untuk jangka pendek. Agar informasi dapat diingat dalam jangka waktu yang lama, memori membutuhkan waktu yang memadai. Penelitian telah menunjukkan bahwa siswa yang belajar secara teratur akan mampu mengingat materi jauh lebih baik daripada siswa yang belajar semua materi dalam satu waktu secara maraton.

3# melakukan penataan atau struktur tentang informasi yang dipelajari.
Para peneliti telah menemukan bahwa informasi yang diterima akan terorganisir dalam memori. Jadi, untuk lebih mudah mengingat suatu informasi, harus dimulai dengan melakukan penataan dan pengorganisasian materi yang akan dipelajari. Cobalah  mengelompokan konsep yang serupa atau sama dan membuat garis besar pada catatan dan bacaan buku tentang materi yang berkaitan.

4# Memanfaatkan tehnik mnemonik untuk mengingat informasi.
Tehnik mnemonik adalah teknik yang sering digunakan oleh siswa untuk membantu dalam mengingat.  Mnemonic adalah sebuah cara untuk mengingat informasi. Sebagai contoh, untuk mengingat sesuatu informasi atau istilah kita bisa menggunakan item atau benda yang umum dan yang dikenal dengan mudah. Seperti, Untuk menghapal nama latin dari siput “Lammeli Branchiate”, kita bisa mengingatnya dengan mengasosiakan bahwa orang yang jalannya lambat dengan kata lammeli tersebut, jadi kalau kita ingat orang lambat maka kita akan ingat kata Lammeli Branchiata dan kita akan ingat nama latin dari Siput.

5# Melakukan pengkodean

Untuk mengingat informasi dalam jangka panjang, kita dapat melakukannya dengan cara pengkodean. Salah satu teknik pengkodean yang paling efektif dikenal sebagai latihan elaboratif. Contoh teknik ini seperti mengingat definisi dengan istilah kunci, caranya dengan mempelajari definisi istilah tersebut, kemudian membaca penjelasan yang lebih rinci tentang istilah dan mengulangi proses ini beberapa kali. Dengan cara ini mungkin akan menjadikan daya ingat informasi tersebut jauh lebih lama.

Wednesday, July 30, 2014

Cara Mengontrol Perfeksionis
Anda seorang perfeksionis, merasa lelah dengan perfeksionis dan ingin menyingkirkan sifat tersebut dari anda. So, inilah enam langkah praktis yang dapat digunakan untuk mengontrol kecenderungan perfeksionis:
  1.  Maafkan diri anda untuk segala kekurangan afa pada diri anda. Tidak ada yang sempurna, dan semua orang memiliki kekurangan dan kelemahan.
  2. Percaya diri dan yakin bahwa diri Anda sebagai orang yang layak atau cukup baik. Misalnya, membuat daftar hal-hal yang Anda sukai tentang diri Anda seperti pribadi yang baik, memiliki hubungan baik dengan orang lain serta pengalaman yang berarti. Hal-hal positif ini bisa menekan kecenderungan perfeksionis.
  3. Tanamkan pada diri sendiri bahwa Anda tidak perlu menjadi yang terbaik dalam segala hal untuk merasa dicintai dan dihormati.
  4. Cobalah untuk menjadi sosok yang kurang kritis terhadap orang lain, memperlakukan mereka dengan kesabaran dan kasih sayang. Hal ini akan meningkatkan hubungan yang romantis dan profesional, dan akan mengurangi rasa takut Anda dikritik oleh orang lain.
  5. Bergaulah dengan orang-orang yang kurang terjebak dalam mengejar status, uang, dan kesuksesan, orang-orang yang menghargai persahabatan, keluarga, dan masyarakat.
  6. Berkunjunglah kepada seorang terapis yang bisa membantu Anda untuk menggali potensi baik diri anda. Dan mampu membimbing anda untu lebih menerima diri anda, dengan cara itu mungkin tekanan untuk menjadi sempurna akan mereda.
Semoga enam langkah di atas dapat membantu untuk mengontrol kecenderung perfeksionis.



5 Tanda Orang Yang Perfeksionis
Menjadi seorang yang perfeksionis tidaklah selalu buruk, karena kita selalu dituntut untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Akan tetapi, haruslah kita menyadari bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna.
Nah, ada beberapa ciri-ciri yang menonjol yang menunjukkan seorang itu adalah berkepribadian perfeksionis, yaitu:
Nah, berikut adalah lima tanda bahwa Anda adalah seseorang yang perfeksionis, baik itu dalam pekerjaan ataupun kehidupan sehari-hari, (dikutip dari merdeka.com)
1. Menganggap sebuah penilaian itu penting
Anda selalu meletakkan seratus persen konsentrasi pada pekerjaan, dan pada akhirnya Anda selalu menyalahkan diri sendiri karena hasil yang kurang maksimal. Anda juga selalu berpikir bahwa Anda bisa melakukannya lebih baik lagi. Sikap ini juga berlaku ketika Anda sedang menghakimi kualitas pekerjaan orang lain dan merasa itu tidak memuaskan bagi Anda serta menuntut kesempurnaan dalam pekerjaan orang lain.
2. Sangat kompetitif
Anda selalu memiliki dorongan untuk mengungguli orang lain. Singkatnya, Anda selalu ingin keluar sebagai pemenang atau yang terbaik dalam segala hal.
3. Terobsesi pada kesalahan dan kegagalan
Anda tidak pernah puas dengan pekerjaan yang Anda lakukan. Setelah menyelesaikan suatu pekerjaan, baik itu yang sederhana atau pun rumit, Anda tetap mengomel tentang kesalahan dan kegagalan yang Anda buat.
4. Gigih 
Seorang perfeksionis sangat gigih dalam menyelesaikan pekerjaannya. Dia akan selalu fokus sampai akhir. Sampai dia berhasil meraih sesuatu yang diinginkannya. Ini adalah salah satu sikap terbaik yang dimiliki oleh seorang perfeksionis. Setelah berhasil menyelesaikan pekerjaannya, seorang perfeksionis akan berusaha untuk memeriksa pekerjaannya secara berulang-ulang, karena dia tidak ingin membuat kesalahan sama sekali.
5. Tidak pernah mau salah atau gagal
Membuat kesalahan itu manusiawi, namun seorang perfeksionis ingin segalanya terlihat sempurna. Bahkan, kesalahan kecil pun bisa membuat dia kehilangan kendali dan merasa frustrasi dan sangat sulit bagi perfeksionis untuk melupakan sebuah kesalahan. Tak jarang, seorang perfeksionis mengalami perubahan suasana hati yang drastis karena terlalu mudah resah atas kegagalan yang dialaminya.
jadi, apakah 5 tanda di atas ada pada kalian. ayooo intropeksi diri masing-masing dan ambil hal positifnya.


Mengenal Perfeksionis
Perfeksionis salah satu bentuk obsesi akan kesempurnaan pada penampilan, pekerjaan dan prestasi. Kadang, kita berpandangan bahwa setiap dari kita dapat mencapai apa pun yang kita inginkan jika kita hanya berusaha cukup keras dan maksimal. Namun, bagi perfeksionis apapun yang diinginkan harus berhasil seperti keinginannya dan meletakkan kesempurnaan pada tiap yang diinginkannya.
Orang-orang yang bersifat perfeksionis biasanya memiliki standar yang tinggi pada tujuan yang ingin dicapainya. mereka pantang menyerah, tidak asal-asalan, tidak diam diri saat melihat kekurangan, memiliki kewaspadaan yang over dan selalu total dalam mengerjakan sesuatu. Perfeksionis selalu menginginkan “semua” atau “tidak sama sekali". dia tidak pernah merasa bahwa dia cukup baik.
Seseorang yang perfeksionis sering kali merasa tidak aman dan cemas akan tujuan mereka yang tidak sesuai standar. Dan sebagai akibatnya, mereka terus-menerus hidup dalam ketakutan dan rasa malu di kalangan publik.
Perfeksionis mempengaruhi orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat: karyawan, bos, seniman, pengacara, ilmuwan dan dokter. Misalnya, seorang penulis, menghabiskan berjam-jam waktu setiap hari di depan komputernya untuk bekerja dan melahirkan kata-kata sempurna dalam urutan yang sempurna. Dia menyakini bahwa prosa yang indah dapat menembus dirinya sebagai seorang seniman dan sebagai manusia. Akibatnya, ia menulis sangat sedikit dan apabila tidak berhasil ia merasa gagal dan buruk tentang dirinya sendiri.
Dan pula ifan seorang ilmuan yang begitu sibuk dengan mencapai kesuksesan dan kesempurnaan. Ia tidak dapat mentolerir ketidaksempurnaan dari hasil kreatif. Secara khususnya, ia merasa dirinya tidak diizinkan untuk memproduksi sasuatu yang kurang sempurna atau hasil yang seadanya. Dan  tatkala tidak bisa memberikan karya pada percobaan pertama, ia akhirnya merasa kehilangan semangat, kalah, dan malu.
Secara alamiah, sifat dan perkembangan seseorang dipengaruhi oleh pengalaman masa kecil, lingkungan sekitarnya dan informasi yang didapatnya. Tak terkecuali sifat perfeksionis, dari pengalaman masa kecil, keinginan dan perilaku setiap orangtua cenderung sangat kritis terhadap penampilan anak-anak mereka atau hasil belajar (nilai raport) di sekolah. Tak sedikit orangtua yang mengomentari anak-anaknya dengan kata-kata  “Sayang, aku hanya ingin kau menjadi sempurna”.
Dan pula pembatasan waktu bermain anak agar anak bisa mengikuti pelajaran tambahan di berbagai lembaga kursus: les matematika dan bahasa asing atau pengembangan keterampilan: menyanyi, bermain alat musik dan menari.
BBC News Online mencatat bahwa beberapa dokter berpendapat perfeksionisme adalah suatu kondisi medis yang harus dikategorikan sebagai masalah perilaku atau gangguan kejiwaan." Bentuk ekstrim perfeksionis harus dianggap sebagai penyakit yang mirip dengan narsisme, dan obsessive compulsive disorder.